Saudara tidak tahu cara membuat blog atau malas dan penginnya blognya udah jadi? BauBlogging menyediakan jasa buat blog langsung jadi. cek info jasanya

Dapatkan Pengetahuan Strategi Menulis, Mengelola Blog + Trik Pemasaran Ampuh Setiap Minggunya

* indicates required

Macam – Macam Non Fiksi Feature dan Contoh

Mau nambah ilmu tentang keuangan syariah ngga? Kamu pilih mana nabung pake bank konvensional apa syariah? Kalo pake konvensional kamu makin bangkrut dan miskin. Coba pelajari system keuangan syariah ini Solusinya nabung dengan syariat islam.

Kelas WhatsApp Gruop Menulis dan Ngeblog Online

Anda mau ikut kelas Menulis dan Ngeblog Online Gratis?

Ada satu syarat kalau mau ikut kelas Menulis dan Kelola Blog – Blog ini

1. Wajib join Facebook Grup BauBlogging

2. Follow Instagram Admin dan Pemateri Mukhofasalfikr

3. Kelas WhatsApp hanya diperuntukkan bagi yang sudah join di Facebook BauBlogging

4. Terbatas untuk 30 peserta setiap grup WhatsApp sesi

5. Akan diadakan terus menerus secara berkelanjutan bagi peserta / anggota yang ingin menimba ilmu tersebut (tapi harus terdaftar sebagai anggota aktif di grup BauBlogging FaceBook ya) kalau tidak akan masuk ke grup kelas di WA Grup

Apa itu Feature

Feature adalah kerangka lengkap nonfiksi, bukan berita lempang yang dimuat dalam media massa / cetak, yang tidak tentu panjangnya dan dipaparkan secara hidup. Sebagai pengungkapan daya kreatif, dengan sentuhan subjektif (penulis) terhadap peristiwa, situasi, aspek kehidupan, dengan tekanan pada daya pikat manusiawi (human interest) untuk mencapai tujuan memberi informasi, menghibur, mendidik, dan meyakinkan pembaca

Jenis – Jenis Feature

Macam dan Jenis Feature Menurut Wolseley dan Campbell

Menurut Wolseley dan Campbell terdapat enam jenis Feature:

1. Feature minat insani (human interest Feature)

 

Feature human interest (human interest Feature), ialah Feature yang langsung menyentuh keharuan, kegembiraan, kejengkelan atau kebencian, simpati, dan sebagainya. Misalnya, cerita tentang penjaga mayat di rumah sakit, kehidupan seorang petugas kebersihan di jalanan, liku-liku kehidupan seorang guru di daerah terpencil, suka-duka menjadi dai di wilayah pedalaman, atau kisah seorang penjahat yang dapat menimbulkan kejengkelan.

    
2. Feature sejarah (hystorical Feature)

 

Feature sejarah (hystorical Feature), yaitu Feature tentang peristiwa masa lalu, namun masih menarik diberitakan masa kini, seperti berita tentang peran Soeharto pada penumpasan PKI yang sering diberitakan media massa menjelang beliau wafat.

 

Misalnya juga peristiwa Keruntuhan Khilafah Islamiyah, sejarah tentang Istana al-Hambra dan benteng Granada. ‘Melongok’ kejayaan Islam di masa lalu.

 

Sejarah Perjuangan Pangeran Diponegoro dalam melawan penjajah belanda hingga akhirnya dibuang ke makassar.

 

Sejarah tentang kekejaman tentara Salib saat membantai kaum muslimin, sejarah pertama kali Islam masuk ke Indonesia dan sebagainya. Banyak kok sejarah yang bisa kita tulis dengan jenis Feature ini.

3. Feature biografi (biografical Feature)

 

Feature biografi (biografical Feature). Misalnya, riwayat hidup seorang tokoh yang meninggal, tentang seorang yang berprestasi, atau seseorang yang memiliki keunikan sehingga bernilai berita tinggi. Itu sebabnya, kamu bisa menuliskan tentang profil para pemimpin Islam di masa lalu, misalnya. Atau kamu juga bisa cerita tentang kisahnya al-Khawarizmi, ilmuwan muslim yang menemukan angka nol. 

4. Feature perjalanan (travelogue Feature)

 

Feature perjalanan (travelogue Feature). Misalnya menceritakan pengalaman berkesan dari sebuah perjalanan. Misalnya kunjungan ke tempat bersejarah di dalam ataupun di luar negeri, atau ke tempat yang jarang dikunjungi orang. Dalam Feature jenis ini, biasanya unsur subjektivitas menonjol, karena biasanya penulisnya yang terlibat langsung dalam peristiwa/perjalanan itu mempergunakan “aku”, “saya”, atau “kami” (sudut pandang-point of view-orang pertama). Ambil contoh tentang perjalanan menunaikan ibadah haji. Perjalanan ke tanah suci itu bisa kamu tuangkan dalam sebuah tulisan bergaya Feature yang menarik. Itu sebabnya, disarankan untuk membawa buku catatan kecil untuk menuliskan semua peristiwa yang dialami sebagai bahan penulisan.

5. Feature yang mengajarkan keahlian (how-to-do Feature)

 

Feature petunjuk praktis (tips), disebut juga how-to-do Feature, ialah Feature yang menjelaskan tentang bagaimana suatu perbuatan atau aktifitas dilakukan. Misalnya, tentang bagaimana caranya merawat mobil agar irit bensing, memasak, merangkai bunga, membangun rumah, seni mendidik anak, panduan memilih perguruan tinggi, cara mengendarai bajaj, teknik beternak bebek, seni melobi calon mertua (he..he..he..) dan sebagainya. 

6. Feature ilmiah (scientific Feature)

 

Feature ilmiah (scientific Feature), ialah Feature mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditandai oleh kedalaman pembahasan dan objektivitas pandangan yang dikemukakan, menggunakan data dan informasi yang memadai. Feature ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dimuat di majalah teknik, komputer, pertanian, kesehatan, kedokteran, dll. Bahkan surat kabar pun sekarang memberi rubrik Science Feature.

 

7. Feature Sidebar

 

Feature sidebar, ialah Feature yang memberitakan bagian-bagian lain dari sebuah peristiwa besar yang di dalamnya mengandung unsur human interest. Seperti, nasib para pengungsi yang kehilangan rumah ketika banjir bandang menimpa mereka.

 

8. Feature Profil

Feature profil (profile Features), menceritakan tentang sisi hidup publik figur, organisasi, dan komunitas masyarakat, misalnya berita tentang proses hidup seorang pengusaha sukses yang berawal dari gelandangan, cerita sukses sebuah LSM dalam membangun masyarakat pedalaman, atau cerita ngiris komunitas masyarakat tertentu. Profile Feature tidak hanya cerita sukses saja, tetapi juga cerita kegagalan seseorang. Tujuannya agar pembaca dapat bercermin lewat kehidupan orang lain.

9. Feature Dibalik Layar

Feature “dibalik layar” (explanatory Features), menceritakan tentang apa yang sebenarnya terjadi dibalik suatu peristiwa. Misalnya, cerita/berita tentang fakta-fakta yang menyebabkan buruh mogok kerja.

Jenis – Jenis Feaure berdasarkan Kelompok Penjelasan (explanation)  dan Kelompok Bujukan (penetration)

1. Kelompok Penjelasan

a. Feature berita (news feature)

Dasarnya adalah berita lempang. Contoh judul feature berita : “Sudah Jatuh, Tertimpa Tangga”

b. Feature Sejarah (Historical Feature)

Dasarnya adalah Fakta sejarah. Contoh judul feature sejarah : “Benteng Vreden Berg : Dulu dan Sekarang”

c. Feature Perayaan atau Peristiwa Musiman (seasonal feature)

Dasarnya adalah peristiwa budaya, tradisi. Contoh judul feature perayaan : “memandang Skaten di Era Modern”

d. Feature Sosok Pribadi (Personality Profil Feature)


Dasarnya adalah biografi, autobiografi, kisah sukses. Contoh judul featur sosok pribadi : “Gagal jadi PNS, jadi Millyader”. Pembahasan Macam – Macam Biografi

e. Feature Daya Pikat (Human Interest Feature)


Dasarnya adalah peristiwa atau kiah dramatis. Contoh judul feature daya pikat : “Kaki boleh Cacat, Semangat tetap Hebat”

f. Feature Latar Belakang (background feature)


Dasarnya adalah peristiwa sebab akibat. Contoh feature latar belakang : “Gara-Gara Istri Tetangganya, Ketiga Anaknya Masuk Penjara”

g. Feature Pembuka Tabir (Curtain raiser feature)


Dasarnya adalah kisah yang ,emdasari peristiwa yang akan terjadi. Contoh judul feature pembuka tabir : ”Semangat di Waktu Muda, Tenang di Waktu Tua”


h. Feature Wisata (Travel Feature)


Dasarnya adalah perjalanan wisata. Contoh judul feature wisata : “Parangtritis di Siang Hari, Parang Tritis di Malam Hari”


2. Kelompok Bujukan

a. Feature Ilmu Pengetahuan (serence report feature)


Dasarnya adalah ilmu pengetahuan. Contoh judul feature ilmu pengetahuan :”Teknik Rahasia Di Balik Mesin Tetas Telur”

b. Feature Berita Analisis (news analysis feature)

 

Dasarnya adalah berita yang kompleks. Contoh judul feature analisis :”Data Palsu Tragedi Bom Bali”

c. Feature Laporan Berkedalaman (in-depth feature)


Dasarnya adalah peristiwa yang kompleks saling berkaitan. Contoh feature laporan berkedalaman: “Pendidikan, kejahatan, dll”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *