Apakah Mau Bertanya / Curhat / Belajar Kepenulisan, Mengelola Blog, Pemasaran Online Sama Admin Website Ini Gratis?

Silahkan

Mau Jadi Penulis Buku? Mau Belajar dapat uang Online? Mau Belajar menulis dan mengelola blog secara Bayar atau Gratis?

Kalau Gratis wajib join Grup ini dulu dan Inbox atau komentar postingan adminnya biar (admin tahu kalau mau belajar gratis)

Sekali lagi pilih BAYAR atau GRATIS? Ditutup sampai 28 Febuari 2018, Mulai 1 Maret Bayar

Membuat cerita seperti cerpen, Fan Fic, novel maupun cerita rekaan lainnya pada dasarnya memerlukan dalam menghidupkan tokoh dalam penokohan cerita.

Dengan adanya tokoh baik itu tokoh utama, tokoh pendukung, tokoh pembantu dalam sebuah cerita rekaan sangat diperlukan, bersebab tanpanya itu tidak akan menjadi sebuah cerita yang utuh apalagi menarik bagi pembaca.

Setidaknya saudara juga harus tahu dan memahami dalam merumuskan cerita bila ingin mendalami kepenulisan karya fiksi yang sukses dan berhasil.

Apakah Saudara Mau Dibimbing atau Diedukasi Seputar menjadi Penulis Buku atau Seorang Blogger (Penulis Blog) Gratis?

Mau? Coba Join dulu dan Kirimi Pesan kepada Admin Mukhofas Baublogging

Bila saudara tidak memiliki ilmu apa – apa tentang pembuatan novel atau cerpen maupun karya rekaan lain tanpa memperhatikan unsur tokoh penokohan ini mungkin cerita rekaan cerpen tidak akan memuaskan saudara.

Disini kita membahas dari apa itu tokoh penokohan hingga mengenal macam – macam tokoh dalam cerita karangan.

Pengertian Tokoh (Penokohan) dan Apa itu Tokoh dalam Cerita?

Tokoh adalah pelaku yang mengemban lakon dalam cerita fiksi sehingga peristiwa itu mampu menjalin suatu cerita.

Tokoh cerita adalah orang yang ditampilkan dalam suatu karya naratif (cerpen atau novel), drama yang oleh pembaca ditafsirkan memiliki kualitas moral dan kecenderungan tertentu seperti yang diekspresikan dalam ucapan dan apa yangdilakukan dalam tindakan.

Macam – Macam Tokoh Cerita

1. Berdasarkan Peranannya terhadap jalan cerita

a. Tokoh Protagonis

Tokoh Protaginis adalah penokohan yang mendukung cerita. Asal – usul nama protagonis berasal dari bahasa yunani “Protagonistes” yang memiliki arti tokoh utama dalam buku, film, sinetron, layar lebar, permainan video, theater, drama.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Protagonis dapat diartikan dua macam bidang:

1. Bidang sastra berarti tokoh utama dalam cerita rekaan. Selain itu, didefinisikan sebagai penganjur suatu paham.

2. Bidang kedokteran berarti otot yang dapat mengerut sehingga menyebabkan suatu gerak.

Ada satu atau dua figur tokoh protagonis utama dan dibantu tokoh lain yang terlibat dalam cerita.

Tokoh tipe ini wataknya digambarkan cenderung baik, melawan antagonis, menginspirasi positif, hero, dikagumi, terkadang tokoh protagonis mengalami kehidupan yang sulit sehingga pembaca maupun pendengar merasa iba pada tokoh ini.

Tokoh protagonis tokoh yang tabah dalam setiap cobaan, menghadapi masalah besar, sabar dan memperlihat sikap – sikap positif.

b. Tokoh Antagonis

Tokoh Antagonis adalah penokohan yang menjadi penentang cerita.

Antagonis sendiri didefinisikan sebagai tokoh menentang cerita

Ada satu atau dua figur tokoh antagonis utama dan dibantu tokoh lain yang terlibat dalam cerita.

Tipe tokoh ini wataknya digambarkan cenderung jahat, kejam, bengis, sadis dan dibenci atau tidak disukai pembaca maupun pendengar.

Tokoh antagonis ini memiliki karakter pendendam, bersifat curang, sombong, suka membuat masalah, biang onar (kerok) dan suka melakukan kerusakan.

c. Tokoh Tritagonis (Pembantu)

Tokoh Tritagonis adalah penokohan tokoh pembantu atau penengah baik dalam cerita baik protagonis maupun antagonis. Merupakan tokoh pembantu atau pelengkap untuk mendukung rangkaian cerita dan kesinambungan dalam cerita.

d. Tokoh Deutragonis

Tokoh deutragonis adalah tokoh yang berada dipihak protagonis.

e. Tokoh Raisoneur

Tokoh raisoneur adalah tokoh yang dijadikan pengarang sebagai perwakilan dari pikiran pengarang secara langsung.

f. Tokoh Foil

Tokoh foil adalah tokoh yang berada dipihak antagonis.

2. Berdasarkan Pernanannya dalam lakon serta fungsinya

a. Tokoh Sentral

Tokoh Sentral adalah tokoh – tokoh yang paling menentukan menggerakkan lakon.

Tokoh sentral meliputi tokoh protagonis dan antagonis.

b. Tokoh Utama

Tokoh Utama adalah tokoh pendukung yang diutamakan dalam cerita atau penentang tokoh sentral.

Tokoh utama merupakan tokoh yang banyak hadir dan sering diceritakan dalam setiap kejadian.

Tokoh Utama dapat juga sebagai tokoh sentral atau sebagai tokoh tritagonis.

c. Tokoh Pembantu (tambahan)

Tokoh Pembantu adalah tokoh yang memegang peran pelengkap atau tambahan.

Tokoh pembantu ini peranannya sedikit kemunculannya dan tidak memiliki peran penting dan strategis. Dan hanya muncul jika terdapat kaitan dengan tokoh utama baik langsung maupun tidak langsung.

3. Berdasarkan Watak dalam Cerita

a. Tokoh Sederhana

Tokoh sederhana adalah tokoh yang memiliki satu kualitas pribadi tertentu, satu sifat tertentu saja.

Sifat dan tingkah laku tokoh sederhana bersifat datar, monoton, hanya menceriminkan satu watak saja.

b. Tokoh Kompleks (bulat)

Tokoh kompleks adalah tokoh yang memiliki dan diungkap berbagai kemungkinan sisi kehidupannya, sisi kepribadian dan jati dirinya.

Ia dapat memiliki watak tertentu yang dapat diformulasikan, namun dapat dapat pula menampilkan watak dan tingkah laku yang bermacam – macam, bahkan mungkin seperti bertentangan dan sulit diduga.

4. Berdasarkan kemungkinan pencerminan tokoh cerita terhadap (sekelompok) manusia dari kehidupan nyata

a. Tokoh Tipikal

Tokoh tipikal adalah tokoh yang hanya sedikit ditampilkan keadaan individualitasnya, dan lebih banyak ditonjolkan kualitas pekerjaan, lembanga, dan kebangsaannya atau sesuatu yang lain yang bersifat mewakili.

b. Tokoh Netral

Tokoh netral adalah tokoh yang sifat individualnya ditunjukkan dan mendukung jalannya cerita

Ia benar – benar tokoh imajiner yang hanya hidup dan bereksistensi di dunia fiksi.

Ia hadir (atau dihadirkan) semata – mata demi cerita, atau bahkan dialah sebenarnya yang empunya cerita, pelaku cerita, dan yang diceritakan.

5. Berdasarkan kriteria berkembang atau tidaknya suatu tokoh

a. Tokoh Statis (tidak berkembang)

Tokoh statis adalah tokoh cerita yang essensial tidak mengalami perubahan (tetap / tidak berkembang) dan atau perkembangan perwatakan sebagai akibat adanya peristiwa – peristiwa yang terjadi.

b. Tokoh Berkembang

Tokoh berkembang adalah tokoh cerita yang mengalami perubahan dan perkembangan perwatakan sejalan dengan perkembangan (dan perubahan) peristiwa dan plot yang dikisahkan / cerita. Sikap –sikapnya berkembang dari awah, tengah, hingga akhir cerita / kisah.

Jenis Penggambaran Tokoh

Penggambaran sifat atau karakter seorang tokoh pengarang biasanya menggunakan dua teknik :

a. Analitik

Teknik analitik adalah karakter atau sifat tokoh dalam cerita yang diceritakan secara langsung oleh pengarang cerpen maupun novel (karya lain).

b. Dramatik

Teknik dramatik adalah karakter atau sifat tokoh yang dikemukakan lewat penggambaran tertentu seperti misalnya: Fisik, dan perlaku tokoh, lingkungan tokoh, dialek bahasa, jalan pikiran, dan lewat gambaran tokoh lain.

Macam Jenis Tokoh dan Penokohan dalam CERPEN dan NOVEL
Tagged on:     

Leave a Reply