BAU BAU

Did I mention online courses are an absolute gold? These free online courses for bloggers cover profitable blogging, which improves your blogging skills.

Tahukah saudara menulis di blog baik daripada menulis sebuah buku?

Berapa dampak sebuah tulisan di blog yang bisa mempengaruhi intensitas pembaca para saudara saudara.

Ternyata blog lebih mudah untuk dijangkau berbagai kalangan yang sudah terbiasa menggunakan internet.

Sehingga kalau baca baca tidak perlu buku cukup cari di google atau lihat lihat link link yang nongol di sosial media pun sudah bisa membaca.

Mau baca cerpen bisa lewat blog yang suka nulis cerpen.

Mau Ikut Kelas dan Materi Kepenulisan, Blog Dan Pemasaran Internet?

Gratis

Besok Malam Kamis/Malam Jum'at 09 november 2017

Join Grup BauBlogging WhatsApp

https://chat.whatsapp.com/Ef53C52ZAAx2Tm0naUiQt5

Apakah kamu udah ikut komunitas sesama pembaca Baublogging.com?

www.facebook.com/groups/baublogging

Mau baca novel bisa lewat blog bagi novelis yang memanfaatkan blognya.

Berikut pertanyaan

Apa manfaat menulis di blog daripada menulis buku? Ungkapkan dengan bebas

Dan berikut jawaban dari saudara saudara yang saya jadikan narasumber

Simak jawabannya


1. Artha Nugraha Jonar [www.arthanugraha.com]


image

Menurut saya menulis di blog memberi manfaat yang lebih daripada tulisan di buku. Berikut beberapa manfaatnya.

Manfaat pertama menulis di blog dibandingkan dengan tulisan di buku adalah kemudahan akses terhadap tulisan.

Tulisan yang kita tulis di blog lebih mudah diakses, tinggal buka browser ataupun searching di google, maka tulisan tersebut dapat diakses.

Dibandingkan jika dengan buku, maka kita harus memegang buku tersebut yang kita peroleh baik itu dengan membeli atau meminjam, dan karena beberapa keterbatasan seperti kemampuan membeli buku ataupun batasan peminjaman buku, maka kita tidak bisa leluasa untuk mengakses buku fisik tersebut.

Manfaat kedua dari menulis di blog adalah kita bisa dengan mudah membagikan referensi dari tulisan yang kita tulis diblog dengan melalui link ke url yang berkaitan.

Tidak seperti buku fisik yang juga mencatumkan referensi baik itu di catatan kaki maupun daftar pustaka, perbedaannya yang mencolok adalah referensi yang berupa link di blog dapat dengan mudah kita akses, sedangkan referensi di buku fisik harus kita akses dengan membeli atau meminjam buku yang dijadikan referensi.

Manfaat ketiga adalah hasil tulisan di blog tentu dapat tersimpan lebih lama daripada buku fisik.

Catatannya adalah selama blog kita masih bisa diakses dan datanya masih ada lho. Buku fisik mempunyai keterbatasan usia.

Jika buku-buku fisik ingin berusia panjang dibutuhkan perawatan buku-buku tersebut yang lebih intens.

Selain itu buku fisik juga membutuhkan tempat penyimpanan yang besar.

Kembali 


2. Ikhalid Rizqy Al Raihan [ikhalid-rizqy.blogspot.co.id]


image

Menulis di blog atau buku sebenarnya merupakan hal yang bermanfaat. Keduanya akan membuat ide dan pemikiran sang penulis dikenal.

Tulisan akan memengaruhi emosi, menginspirasi, dan memotivasi para pembacanya.

Tulisan juga merupakan ladang diskusi dan bertukar pikiran.

https://konnect.adpxl.com/tracking/redirect/763/13?sub_id=default&redirect=https%3A%2F%2Fwww.muslimarket.com

Pujian, kritik, saran, bahkan hinaan karena ide kita pun dapat ditanggapi oleh orang lain jika kita menuliskannya di blog atau buku.

Jika ide kita tidak dituangkan, siapa yang akan menanggapinya?

Orang tidak akan tahu apa yang kita pikirkan jika tidak menulisnya.

Jika ditanya tentang manfaat menulis di blog daripada menulis buku, saya katakan dengan jujur bahwa saya tidak bisa menjawabnya secara lugas.

Mengapa?

Karena keduanya sama-sama bermanfaat dan membuat pemikiran kita dikenal orang. Namun, saya akan menjelaskan keuntungan menulis di blog daripada menulis di buku. Beberapa di antaranya adalah:

1. Menulis di blog lebih cepat dipublikasikan daripada menulis buku. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui dan kriteria yang harus dipenuhi agar buku kita naik cetak. Sedangkan, menulis di blog tidak harus memenuhi berbagai langkah seperti kita akan menulis buku. Tinggal tulis, publikasikan di blogger/wordpress, dan selesai.

2. Karena langkah-langkah yang ditempuh dalam mencetak buku, informasi yang kita sampaikan di buku tidak lagi aktual. Akan berbeda kasusnya jika kita menulis di blog. Informasi yang kita sampaikan akan selalu up to date jika kita rajin memperbaharui konten blog kita.

3. Pembaca akan lebih cepat menanggapi tulisan kita di blog daripada tulisan buku. Pembaca harus mengirim e-mail atau bahkan menulis surat untuk menanggapi, memuji, dan mengkritik tulisan kita yang kita belum tentu rajin membukanya. Jika kita menulis di blog, pembaca dapat menanggapi tulisan kita melalui komentar yang bisa kita balas langsung.

Dari sini kita dapat ambil kesimpulan bahwa menulis di blog lebih menguntungkan daripada menulis buku. Selain cepat dipublikasikan, pembaca akan lebih mudah mengomentari tulisan kita di blog. Maka dari itu, saya lebih memilih menulis blog lebih dahulu kemudian baru menulis buku.

Kembali 


3. Ade Rainaldo [arai21.blogspot.co.id]


Manfaat menulis di blog daripada menulis buku adalah yang pertama dari isi cerita, kita bebas menulis apapun yang kita mau, tidak terbatas dalam hal apapun, tulis saja sesuka yang saya mau.

Tentunya dalam hal menulis, sebagai blogger sejati, tidak hanya menulis belaka, tetapo tulisan tersebut haruslah bermanfaat untuk orang lain dimana bersifat inspiratif, berbagi kepada khalayak ramai, membuat orang berpikir, dan mmberikan dampak yang baik untuk banyak orang.

Kemudian yang kedua gaya bahasa, tidak mengenal kata kaku, bisa bersifat santai dan membaur bersama pembaca yang ada.

Kemudian yang ketiga, menulis di blog bisa lebih cepat dipublikasikan kepada orang lain dalam sedetik jutaan orang bisa banyak tahu dalam hal publikasinya.

Penyebaran informasi sangat menyenangkan. Kemudian selanjutnya dalam hal feedback, orang-orang bisa berkomentar terhadap tulisan kita, respon yang diberikan bisa bersifat tulisan itu sendiri, EYD, konten tulisan, maupun dalam hal lain.

Itulah manfaat menulis di blog daripada menulis buku yang bisa saya ceritakan kepada pembaca hehehe…

Kembali 


4. Andy Baiyatun Nisa [caesarisasa.wordpress.com]


Menulis merupakan hal yang paling mudah, dan dapat dilakukan bagi semua kalangan.

Blog merupakan singkatan dari web blog, yaitu bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yanh dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web.

Sedangkan buku merupakan lembar kertas yang berjilid, di dalamnya dapat berupa tulisan maupun lainnya.

Beberapa manfaat yang didapat ketika menulis di blog.

1. Dengan menulis di blog, pesan yang ditulis dapat memberikan motivasi serta inspirasi bagi pembacanya se-antero dunia. Bila menulis di buku, pesan yang ditulis hanya dapat dinikmati sebatas penulisnya saja dan beberapa kolega yang meminjam buku tersebut.

2. Dengan menulis di blog, menghemat ruang dalam penyimpanannya. Bila menulis di buku, memerlukan sedikit ruang untuk penyimpanannya.

3. Dengan menulis di blog, tidak perlu khawatir akan kehilangan tulisan tersebut. Bila menulis di buku, perlu di khawatirkan tinta atau lembar kertas dari buku tersebut nantinya kusam atau luntur akibat tetesan air hujan dan kelembapan udara.

4. Di era serba teknologi, segalanya bisa dilakukan. Termasuk menulis di blog, tidak memerlukan alat lainnya, hanya menggunakan jemari. Dan saat ini hampir semua tempat sudah terfasilitasi internet gratis.

5. Pembaca dari berbagai asal dan kalangan memudahkan sebagai bahan diskusi dan memudahkan dalam penerimaan kritik saran. Namun sebaliknya bila menulis di buku, sukar untuk menerima kritik dan saran.

Kembali 


5. Putri Marulia [Putrimaru.com]


Manfaat menulis di blog?

Bagi saya, menulis di blog tak ubahnya merekam jejak masa lalu, menggenggam kisah hari ini, serta merangkai rencana-rencana masa depan.

Blog menjadi tempat berkisah yang sesuai tentang segala hal yang terjadi dalam hidup saya.

Dia bisa menjadi teman merenung dan teman untuk mengubah dirimenjadi pribadi yang lebih baik.

Menulis di blog itu seakan-akan saya menulis untuk menasehati diri sendiri. Dan lebih bersyukur lagi, jika apa yang saya tuliskan di blog juga mampu menjadi bahan renungan untuk orang-orang yang telah mampir di laman blog saya.

Apakah saya lebih memilih ngeblog daripada menulis buku?

Saya memilih keduanya. Saya ngeblog, saya juga menulis buku.

Ya, walaupun belum ada satupun buku saya yang berhasil diterbitkan karena belum selesai ditulis, saya punya keinginan besar agar buku saya dapat diterbitkan nantinya dan bermanfaat bagi orang banyak.

Lalu apa kelebihan ngeblog jika dibandingkan dengan menulis buku?

Nulis di blog itu lebih simpel. Saat ada ide terlintas di kepala… Voila! Tiba-tiba ide itu dengan cepat menjelma menjadi beberapa paragraf yang bisa langsung diterbitkan di blog dan langsung bisa dibaca oleh orang banyak.

Berbeda dengan proses menulis buku yang harus melalui jalan panjang agar tulisan kita menjelma menjadi sebuah buku dan dapat dibaca orang lain.

Sebenarnya, apapun itu, mau ngeblog atau nulis buku, jangan lupakan niatnya. Niatnya yaitu: menulis untuk diambil manfaatnya oleh orang banyak. Selamat menulis!

Kembali 


6. Vivi Arfiah [www.khansasaf.blogspot.com]


Manfaat menulis di blog daripada menulis buku.

Sebenarnya jika ditanya seberapa manfaat tentu baik menulis di blog maupun menerbitkan buku keduanya mempunyai manfaat.

Namun berikut saya jabarkan sedikit beberapa manfaat menulis di blog daripada menerbitkan buku.

Pertama, lebih fleksibel. Ketika kita menulis di blog, waktunya tidak ditentukan dan ketika kita menulis sebuah cerita dan mentok, kita tinggal cari teman lain dan share di blog tanpa harus menyamakan tema yang kita buat.

Kedua, ketika kita menulis blog, semua orang bisa membacanya, karena kan sistemnya online.

Ketiga, ketika banyak orang membaca, bisa jadi tulisan yang kita tulis di blog menjadi tranding topik di dunia maya.

Keempat, menulis di blog tidak dibatasi, artinya banyak atau tidaknya kita menulis tidak terbatas.

Kelima, dengan menulis di blog, itu artinya sebagai arsip juga untuk kita pribadi.

Keenam, dengan seringnya kita menulis di blog, itu artinya kita sudah menjalankan perintah Tuhan yang maha Esa. Yaitu berbagi ilmu.

Ketujuh, kalau kata blogger beneran, dengan ngeblog kita bisa dapat uang hehe…

Tentunya dengan kita tekun dan fokus untuk mendalami blog.

Kedelapan, dengan ngeblog kitapun bisa tambah teman.

Oya banyak beberapa orang terkenal berawal dari nulis di blog. Maka dari itu bagi siapa saja yang berniat ingin terkenal, mulailah ngeblog dari sekarang hehe

Kesembilan, ngeblog itu gampang, bekalnya cukup nulis, dan paket data. Kalau udah ada dua-duanya, insya Allah blog akan lancar hihi…

Kesepuluh, terakhir nih, tentu saja mudah-mudahan dengan ngeblog kita jadikan blog kita sebagai amal kebaikan, dengan begituka kita bisa dapat pahala iya ga?

Mungkin cukup sekian dan terimakasih, mudah-mudahan kita bertemu lagi. Salam bloger 😁

Kembali 


7. Prambudi [blogdasarlaptop.com]


Sebelumnya terima kasih mas Mukhofas, sudah memperkenankan menyampaikan unek-unek saya di blog baublogging ini.

Oke langsung saja ya, manfaat menulis di blog daripada menulis buku.

Sebelumnya begini, saya balik aja dulu, kenapa kok kita harus menulis buku? Apa manfaatnya?

Nah jawabnya nanti lawannya itu. Hehe

Mengasah bakat menulis

Yang simpel aja dulu, pasti yang pertama manfaat kalau nulis buku itu bakat nulisnya bisa terasah.

Kalau ngeblog?

Sama aja, kan sama-sama nulis.

Tapi bedanya adalah ketika kita nulis terus dipublish di blog dan ada yang komentar, kita bisa langsung tahu apa yang perlu kita perbaiki dari tulisan kita.

Kalau menulis buku?

Kita akan berkutat dengan pikiran sendiri.

Ya mungkin ada yang memberi masukan, tapi tidak sebanyak dan secepat ketika kita nulis di blog. Saya sendiri sudah merasakannya ketika menulis di blog saya blogdasarlaptop.

Bisa jadi terkenal

Biasanya yang orang cari kalau menulis buku itu biar mereka jadi terkenal karena kalau penjualan bukunya banyak dan tersebar ke penjuru negeri ini kan bisa menjadi terkenal.

Kalau nulis di blog?

Apa gak bisa terkenal?

Lebih terkenal mana penulis buku sama penulis blog?

Jawabannya bisa relatif lah ya, tapi kita bayangkan saja gambaran kasarnya.

Sebenarnya potensi terkenalnya bisa sama, tapi bedanya adalah blog lebih cepat menyebar daripada buku.

Gagasan kita lebih cepat menyebar ke orang-orang secara real time dan langsung bisa dikomentari.

Bayangkan kalau buku, bisa kayak gitu? Pasti kan kita butuh beli dulu, pinjam dulu dan gak akan bisa komen langsung ke penulisnya. Siapa yang lebih dikenal duluan?

Dapat pemasukan banyak

Baik menulis buku maupun menulis di blog ya sama-sama bisa menghasilkan pemasukan. Kalau buku kan ketika terjual banyak maka royaltinya banyak. Pemasukannya hanya dari penjualan buku itu.

Ya mungkin kalau ada tambahan bisa kayak mengisi seminar atau pelatihan.

Kalau nge-blog?

Mau jual apapun bisa. Buku pun bisa dijual di blog, seminar, pelatihan pun juga bisa melalui blog (ada webinar, ada e-courses).

Sumber pemasukan dari nge-blog lebih banyak macamnya. Bisa periklanan, jual produk (barang dan jasa) baik milik sendiri maupun milik orang lain entah produk fisik maupun digital, bahkan sampai jual blog itu sendiri juga bisa.

Dan terakhir, yang paling keren dari nge-blog adalah : We âre the BOSS!

Mulai dari penulisan, promosi, hingga pengelolaan sumber pemasukan, kita sendiri semua yang mengurusi.

Dongkrak Penjualan Melalui Marketing Strategy & Competitive Positioning: Mengukur Segmentasi, Targeting, dan Positioning Menggunakan SPSS

Kita tidak perlu terikat sama penerbit, percetakan, editor, distributor, dan lainnya. Kita bisa dengan bangga mengatakan I âm the Owner/CEO/Founder of this Awesome Blog.

Ya saya pikir itu sih manfaat menulis di blog dibandingkan dengan menulis buku. Gak beda jauh memang karena basic prosesnya kan sama.

Jadi tetap ada manfaatnya menulis buku, hanya saja kalau di jaman sekarang dan kedepan mungkin, menulis di blog lebih pesat perkembangannya.

Kembali 


8. Toni Al-Munawwar [sultonisolikhon.blogspot.com]


image

Menulis merupakan pekerjaan mulia. Sebab, dengannya kita bisa berbagi apa saja yang bermanfaat. Oleh karena itu, menulis di blog maupun buku keduanya sama saja.

Blog dapat dijadikan rumah maya sekaligus sarana untuk belajar menulis. Sebab tidak ada penulis yang langsung jadi begitu saja. Semuanya memiliki proses.

Bagi yang ingin menjadi penulis, tentu harus melatih kemampuannya agar tulisannya enak dibaca.

Pun tidak kaku.

Di mana kita belajar?

Banyak cara yang bisa ditempuh, salah satunya menulis di blog. Kegiatan ini memiliki manfaat jika dilakukan secara terus-menerus. Kualitas tulisan akan semakin terbentuk seiring waktu bergulir.

Selain itu, bergabunglah di komunitas kepenulisan baik online maupun offline. Di sana, kita dapat sharing, bertanya, mempelajari karya orang lain, maupun karya kita sendiri yang akan dibedah.

Lalu pilih mana menulis blog atau buku?

Kedua-duanya memiliki kelebihan masing-masing. Jika masih pemula, sebaiknya menulis di blog saja dulu. Sebab, untuk melatih kemampuan yang dimiliki sudah sejauh mana.

Selain itu, kita bisa menulis beragam tema sesuai keinginan. Jika masih bingung untuk mengembangkan ide menjadi tulisan, coba buat outline.

Outline ini berguna untuk merancang dan mengumpulkan bahan berdasarkan tema. Dengan begitu, ketika menulis tidak lagi mandeg ditengah-tengah. Pun dibarengi dengan membaca.

Membaca merupakan kuliahnya para penulis(Asma Nadia). Jadi akan bertambalah diksi yang dimiliki yang akan memperkaya tulisan kita. Sehingga lebih mengalir.

Jangan khawatir bila tulisan masih buruk. Karena semua itu butuh proses. Nikmati saja prosesnya, seiring berjalannya waktu tulisan kita akan terbentuk ruhnya sendiri. So, keep writing kawan!

Kembali 


9. Zamhari [academicindonesia.com]


Blogger dan Hegemoni Kebaikan

Dulu, dunia menunggu hingga 20 hari lamanya untuk mendapat informasi Tsunami di Halmahera 5 April 1969.

Dunia seakan diberi harapan palsu karena kabar dan isu bersatu.

Bergerak dan diam selalu membingungkan. Apakah wujud kepedulian?

Yang ada hanyalah peduli namun diam.

Dunia kini telah berubah. Respon yang cepat diiringi bermunculnya berbagai teknologi komunikasi. Setiap orang bisa memproduksi berita, informasi dan konten di rumahnya sendiri-sendiri.

Satu menit 2 menit, konten siap dipublish. Secepat kilat informasi tersebar di berbagai tempat, daerah, kecamatan, provinsi sampai lingkup negara.

Sudah saatnya blogger menjadi pengendali utama. Seorang publisher yang menyebarkan nilai-nilai kebaikan, keadilan dan peradaban.

Satu konten kebaikan, seribu bahkan sampai sejuta share bisa dilakukan.

Ya, blogger sejatinya adalah penggerak. Penggerak melalui informasi-informasi terbarukan. Kuasai informasi, gerakkan dan menangkan keadilan.

Peran blogger adalah pejuang. Pejuang informasi putih di atas informasi hitam yang bertahun-tahun telah bersemayam. Pejuang literasi yang bertahun-tahun dicekoki bumbu praktis keinginan.

Pejuang gagasan yang selama ini seakan informasi hanya diulang-ulang. Pejuang nalar dan logika yang selama ini seakan-akan dunia dilipat dan terumpat. Blogger itu menghegemoni, sedangkan penulis buku “meracuni”.

Kembali 


10. Ahda Jaudah [mypenadhadha.blogspot.co.id]


Menulis di buku itu coretannya lebih bebas, abstrak dan kita harus memenuhi ketentuan EYD yang baik serta tujuannya tidak hanya mempengaruhi atau menghibur.

Terkadang hanya sebuah bacaan. Banyak aturan untuk bisa terbit dan dibaca semua orang. Lebih ditekan sabar untuk para penulis buku. Kita harus mencari tema yang sesuai dengan penerbit.

Karena kita harus menulis 1 buku dan itu tidak cukup mudah Sedangkan menulis di blog itu coretan yang lebih banyak mengandung manfaat banyak orang, bebas tapi harus mengikuti ketentuannya misalnya kita bubuhkan link atau sumber. Kita tidak bisa menjiplaknya namun kita bisa berpendapat dengan cara yang baik.

Di blog, kita bisa menulis sedikit kata tanpa harus menunggu terbit. Kita bisa publikasikan sendiri dengan post. Memudahkan para penulis untuk memperlihatkan sedikit cerita atau pendapat kepada sesuatu yang dia tuju.

Manfaatnya lebih mudah dan praktis untuk para pemula penulis. Dimana pada zaman sekarang, sudah banyak sekali yang ingin menjadi penulis tapi tidak ingin ceritanya di publikasikan.

Padahal dari sebuah publikasi, seseorang bisa mengamati apa maksud cerita itu atau sesekali memberikan komentar. Tulisannya bisa menginspirasi orang banyak dengan judul judul dan tampilan blog yang menarik untuk di baca. Memberikan semangat tersendiri bagi penulis dan pembaca blog.

Kembali 


11. Nurul Nanda [Nandaamakusa.blogspot.co.id]


Menulis di blog awalnya terkadang tidak perlu ide yang terstruktur, ibarat curhat di buku diari, apa saja bisa ditulis di blog.

Tidak seperti menulis buku yang draftnya perlu ide yang lebih terstruktur. Karena akan diterbitkan dan dikomersialkan, menulis buku tidak bisa asal-asalan, belum lagi harus diedit berkali-kali supaya bisa layak terbit.

Tidak perlu menjadi seorang ahli untuk bisa menuliskan topik tertentu di blog, siapa saja bisa menulis. Sedangkan penulis buku lebih banyak dianggap sudah ahli dalam bidang yang dibahas di buku yang diterbitkannya.

Selain itu, di era teknologi seperti sekarang ini, tren masyarakat berubah dari kertas menjadi layar sehingga lebih banyak orang membaca tulisan-tulisan di internet dibandingkan buku.

Karena sifat blog yang fleksibel, penggunaannya menjadi beragam. Bagi pengguna blog biasa, seringkali blog dimanfaatkan untuk curhat selayaknya menulis di buku diari.

Selain itu, blog dapat dimanfaatkan lebih jauh untuk aktualisasi diri bahkan menjadi terapi yang dapat menenangkan pikiran.

Di sisi lain, meskipun fleksibel, tetapi jika ditekuni secara konsisten, menulis di blog juga dapat menjadi sumber penghasilan. Bagi pengguna blog yang serius, ada beberapa manfaat menulis di blog.

Pertama, menulis secara konsisten di blog dapat meningkatkan traffic blognya sehingga dapat dipasangi iklan yang akhirnya mendatangkan penghasilan.

Kedua, menulis di blog dapat menjadi awal tulisannya dapat dibukukan. Sudah banyak penulis yang menerbitkan kumpulan tulisan-tulisan di blognya menjadi buku.

Kembali 

12. Asri Rahayu [asrirahayu.com]

manfaat menulis blog itu kita bisa menceritakan pengalaman kita kepada orang lain. maksudnya kita seperti mencurahkan apa yang ada di dalam hati kita kepada mereka, para pembaca.

seperti layaknya kita bercerita atau menuliskan dalam buku diary. Walaupun terkadang pengalaman tersebut dituliskan tidak secara lengkap, hanya sepotong-sepotong saja.

Seperti yang pernah saya tulis di Rubrik Rabu Merindu, Hadiah untuk Pengantin (kalau tidak salah judul).

Disitu saya menceritakan mengenai pengalaman berbagai orang dalam memberikan hadiah untuk orang yang menikah.

Disitu tanpa diketahui banyak orang, saya menceritakan pengalaman saya selama ini dalam memberikan hadiah untuk orang yang menikah.

Kemudian masih di rubrik yang sama, saya pernah menuliskan mengenai penghasilan.

Disitu saya menuliskan berdasarkan pengalaman pribadi saya selama ini dalam mengelola penghasilan.

Lalu bagaimana dengan menulis buku? Dalam menulis sebuah buku, kita bekerja dengan imajinasi. Dan menyambungkannya ke dalam kehidupan nyata itu terkadang sulit.

Jadi, mau tak mau, imajinasi, logika dan kenyataan dalam kehidupan sehari-sehari digabungkan menjadi satu.

Sulit?

Mungkin awalnya sulit, namun lama kelamaan tidak.

Tak sedikit kita menemui cerita yang berisi pengalaman penulis. Walaupun hanya sedikit, tapi setidaknya itu sudah menggabungkan cerita dalam kehidupan nyata, dan imajinasi.

Kembali 

13. Frederick Taufan [cubefantech.blogspot.com]

Kenapa nulis blog?

Yaa karena lebih efisien, praktis, hemat, Tapi kelemahan nulis di blog ini, gampang di copas, gampang bosen, jika blognya tidak diterima GA gak mau nulis lagi. Pendapat ku sih gitu.

Kalau menulis buku, ya susah susah gampang ya. Heheh. Butuh waktu yang ekstra tuh. Harus telaten kalau mau nulis buku.

Misal temanya fabel atau fiksi ya harus cari inspirasi dulu. Apalagi nulis novel. Gak gampang broo. tapi sekali udah jadi bukunya, kalo laris , kita bakal jadi jutawan mendadak. Tapi ya gak instan kan?

Harus butuh perjuangan juga.

Mendingan nulis blog aja deh. Lebih kompleks dan simpel serta hemat.

Dan hanya tinggal tulis, cari gambar, optimasi SEO udah selesai. Kalau buku/novel kan ribet tuh, preparingnya, harus ke percetakan lah, ini lah, itu lah, ribet. Tapi ya kalau akhirnya jadi, ya memuaskan banget hasilnya.

Boleh juga sih lakukan dua-duanya. Kalau punya waktu senggang yang banyak. Tidak sibuk kerja/sekolah.

Bisa juga dicoba bikin artikel diblog, misal tentang fiksi, dibikin serial cerita, kita post di blog, nah kalo udaah rame tuh kan otomatis jadi terkenal kan. Cerita kita, kita buat aja versi novelnya.

Gampang kan?

Gampang ndiasmuu heheh.. 😀

Kembali 

14. Yosafat Angga Gilang Pratama [anggasave.com]

image

Menulis dengan menerbitkan beda arti, menurut saya lebih enakan dan lebih mudah menulis diblog.

karena (berdasarkan biaya/modal) menulis diblog tidak memerlukan biaya yang banyak kita hanya membutuhkan PC(jika tidak memiliki PC kita bisa meminjam teman/bisa menulis artikel blog diwarnet yang sudah jelas ada pc dan koneksi internet)dan koneksi internet.

Sedangkan jika kita menerbitkan buku kita membutuhkan biaya yang cukup besar,mulai dari biaya untuk menulis buku tersebut sampai biaya untuk mencetak bukunya.

Tapi apabila dalam menulis dan mencetak buku sudah ada yang akan mendanai maka kita tidak perlu memikirkan biaya

(berdasarkan waktu) menulis di blog lebih enak kenapa?

Untuk menulis diblog kita tidak perlu membutuhkan waktu yang lama berbeda dengan menulis dibuku,menulis diblog kita tidak sampai membutuhkan waktu berbulan-bulan sedangkan jika menulis dibuku kita pasti membutuhkan waktu yang lama(waktu untuk menulis sampai mencetak dan menerbitkan)

Kelebihan dan kekurangan masing-masing

Menulis diblog

Kelebihan

1. Jangkauan yang lebih luas

Jangkauan pembaca artikel yang sudah kita terbitkan lebih luas,artikel yang kita terbitkan bisa dibaca dimana saja,dibandingkan dengan buku yang hanya akan beredar didaerah kota saja sedangkan didaerah desa kemungkinan buku tidak ada karena tidak adanya sarana dan prasarana yang mendukung, seperti jalan yang baik untuk transportasi.

2. Harga yang lebih murah dan Mudah didapat(bagi pembaca)

Hampir semua kalangan mengenal internet dengan adanya internet maka artikel yang ada diblog akan mudah untuk didapatkan semua kalangan,dengan harga paket internet yang murah juga akan menambah nilai lebih dari menulis diblog

3. Gratis(bagi penulis)

penulis diblog tidak perlu mengeluarkan biaya lagi selain pc dan koneksi internet,karena sudah tersedia situs untuk membuat blog gratis dari google yaitu blogspot.com kita juga tidak perlu membeli hosting karena sudah disediakan juga oleh google secara gratis.

4. Jumlah yang tidak terbatas

Kekurangan

1. Persaingan yang ketat antara penulis blog lain

Persaingan ini bisa terjadi apabila memiliki topik tulisan yang sama sehingga terjadi persaingan dalam mencari pembaca

Menulis buku



Kelebihan

1. Dalam 1 buku terdapat banyak topik yang dibahas

Kekurangan



1. Bisa rusak,buku walaupun disimpan tetap bisa rusak tidak seperti artikel diblog yang bisa dibackup dan diperbaiki

2. Harga yang tidak bisa diterima banyak kalangan

3. Jumlah yang terbatas

Dari pendapat diatas masih tergantung dari kualitas buku/artikel yang ditulis

15. Shintaries Nijerinda Mirantaura [shintaries.com]

Menulis di blog itu bebas sebebasnya. Mulai dari tulisan yang ringan sampai yang berat, temanya juga bermacam-macam.

Ngga perlu mikir apakah bakal laku atau engga seperti nulis buku.

Yang terpenting, menulis di blog itu terindex di Google.

Dimana ngga seperti buku yang harus dicari dan dibeli dulu di toko buku untuk mendapatkan informasi.

Jadi kalau menulis di blog, tentunya akan membantu orang lain mendapatkan informasi dengan mudah dan gratis.

Kembali 

16. Muhammad Rouf [belum diksih]

 

Kelebihan menulis di blog

1.  artikel tidak terlalu panjang

2. tidak perlu belajar bahasa indonesia terlalu dalam. Karena kita bisa memakai bahasa kita sendiri.

3. promosi lebih gampang

4.kalau sudah terdaftar di google adsense, kita bisa mendapatkan per hari

5. kita bisa menggunakan teknik seo

6. bisa sewa jasa penulis

7. bisa ganti tempalate sesuka hati. Tinggal download yang free

Kelemahan

1. tidak terlalu dikenal dimata masyarakat

2. susah mendapatkan pengunjung yang banyak

Kelebihan menulis buku

1.  pesaing mungkin lebih sedikit.

Namun pesaing kita / penulis buku biasanya memiliki kecerdasan di atas rata rata

Jadi susah mau jadi mastah

2. jika sudah jadi kita bisa mengesharenya di beberapa toko buku seperti gramedia dan senyum media

3. menulis buku harus menyelipkan kata kata bijak positif (kesukaan saya)

4. penulis buku mudah menulis artikel blog, namun bloger gak mesti bisa nulis buku

yang menarik

5.jika menulis buku yang bersifat cerita, dan cerita tersebut bagus, mungkin ada orang yang sedia memperfilmkanya seperti raditya dika

Kelemahan menulis buku

1. artikel harus panjang, tidak cukup kalau hanya 30an halaman

2. cara mempublishnya harus punya modal

Begitupun juga dengan membuat cover buku tersebut.

3. promosinya lebih susah dari pada blog

4. ngarangnya sulit

Kalau masalah enaknya yang mana, setiap orang berbeda beda.

Kalau menurut saya lebih enak ngeblog,

1. mudah

2. tidak terlalu banyak modal

Ngeblog sambil Membuat buku juga enak.

Kita bisa promosikan buku kita lewat blog.

Kembali 


17.  Hana Nur Fithriyah [seputarsnmptn-sbmptn.blogspot.co.id]

image Kelebihan Menulis di Blog :

1. Hemat biaya dan waktu

Sebenarnya modal ngeblog itu cuma 3, blog, kuota, dan tulisan.

Apalagi sekarang sudah ada aplikasi blogger untuk mempermudah mengakses blog.

Mau Hemat gimana lagi coba?

Jika tidak punya hp atau Pc bisa lewat warnet yang koneksinya wuuzz.

Dari segi waktu, dimanapun dan kapanpun kita bisa nulis di blog kapan aja mau lagi jalan-jalan tiba tiba ada ide buat nulis tinggal tulis di blog, pokoknya serba mudah dan simple.

2. Mudah dilihat oleh publik        

Tulisan yang kita tuliskan di blog bukan hanya dilihat oleh sesama blogger saja, bahkan publik pun bisa melihat! Luar biasa kan!

Ibaratnya kita memajangkan tulisan kita secara langsung di kalangan orang-orang walaupun hanya sekedar ‘mampir’ atau lihat-lihat saja. Seiringnya perkembangan zaman, dunia maya sudah mulai banyak digeluti oleh kalangan orang-orang, dan salah satunya Blog ini gaes!

3. Nulis ngalir, Uang ngalir        

Siapa bilang nulis di blog cuma buang-buang waktu?

Jangan remehkan sang blogger dulu gaes, sekarang banyak tulisan di blog dijadikan transferan.

Gak percaya? Banyak kok muncul orang-orang sukses dari ngeblog.

Bacaan Terkait : 18 Blogger Berhasil Menulis Buku dari Blog

Kelemahan nulis di blog :

1. Persaingan antar blog         I

ni udah pasti ya, siapa yang tulisannya bisa menarik perhatian para pembaca, dialah yang mampu mendapatkan viewers terbanyak, terpopuler dan tentunya tulisan kita berarti ‘laku’ dibaca karna isi dan pembahasaannya betul betul menarik, jadi tingkat persaingan juga semakin ketat.

2. Bukan tulisan nyata     

Namanya nulis di blog sudah pasti nulis di dunia maya, bukan dunia nyata. Pembaca yang membaca tulisan kita juga hanya pembaca maya, bukan pembaca nyata.

Jadi kalo mau tulisan di blog jadi tulisan nyata mau gak mau harus di cetak menjadi buku biar terlihat nyata dan bisa dibaca oleh pembaca nyata juga.

3. Copy paste       

Maraknya persaingan antar blog membuat para blogger berbuat curang, salah satunya copy paste. Ada tipe blogger yang seperti ini, copy paste tulisan di blog orang lain lalu menjiplak di blog sendiri. Akibatnya blog yang di copy paste jadi tidak ‘laku’ lagi tulisannya meskipun bisa diatasi dengan html.

Kelebihan menerbitkan  buku :

1. Terkenal       

Dengan menerbitkan buku, tentu nama penulis akan tertera di buku yang diterbitkan tersebut.

Bukan buku saja yang akan laku, nama kita pun ikut terkenal!

2. Bisnis dunia nyata       

Sudah banyak zaman sekarang orang berlomba lomba berbisnis dengan menerbitkan buku. Dari mulai yang puluhan ribu, hingga ratusan ribu. Dari mulai nyoba-nyoba sampai bener-bener di jadikan bisnis!

3. Berkenalan dengan para penerbit

Tentu menerbitkan buku harus melalui tahap demi tahap apalagi harus melalui penerbit jika buku kita ingin dilirik oleh pembaca.

Kelemahan menerbitkan buku :

1. Mudah rusak       

Mau dibungkus setebal apapun, buku memiliki massa yang terbatas, akan lusuh dan rusak.

2. Biaya mahal         

Yang namanya nerbitin buku, gak kaya blog, nulis langsung di post di blog. Perlu proses dan dijamin berbayar dari layout, cover, dll dan biaya biaya itu gak murah gaes.

3. Boros waktu         

Dari mulai nulis buku, sampai nerbitin buku, perlu dimulai dari halaman 1 sampai selesai, bayangkan kalo harus terselesaikan hanya dalam waktu 1 hari, sebenarnya bisa tapi perlu skill yang lebih bagi penulis yang masih ngos-ngosan buat nulis.

Kembali 

penutup


itulah sekian banyak saudara kita yang memiliki blog.

dan dari blog pun bukan bisa menjadikn sebuah buku yang layak terbit.

apakah saudara tidak mau ikut jejak para penulis yang sukses menulis dengan modal blog duluan?

diatas bukan blogger yang sudah membuktikan tapi memberikn pandangan kelebihan dan kelemahan menulis dari blog dan menulis buku.

[Update] 50++ Kelebihan dan Kelemahan Menulis di Blog dan Menulis (Menerbitkan) Buku – 17 Pemilik Situs Blog
Tagged on:                     

7 thoughts on “[Update] 50++ Kelebihan dan Kelemahan Menulis di Blog dan Menulis (Menerbitkan) Buku – 17 Pemilik Situs Blog

  • April 7, 2017 at 10:47 pm
    Permalink

    Menulis di blog lebih mudah drpada menulis buku.. Karena di blog lebih simple dan sederhana dalam membuat sebuah konten… Berbeda halnya dengan buku, dimana kita harus mencetaknya jika ingin buku tersebut dipublikasi.. sedangkan di blog kita cukup ketik lalu publikasi.. Kemudian tinggal sebar ke sosmed…jadinya lebih mudah dan menghemat biaya…

    Reply
    • April 8, 2017 at 3:20 am
      Permalink

      Sip mas bagus surochman

      Kalo kita udah nulis di blog sesuai dengan visi misi kita mengapa harus bikin blog?

      Tentu kita sah sah saja membukukan informasi di blog dalam bentuk sebuah buku, tapi bukan konten konten dari plagiat/copas dari blog orang.

      Saya setuju sebagai langkah awal untuk menjadi penulis menulis di blog juga tak ada salahnya.

  • February 17, 2017 at 4:28 am
    Permalink

    baiknya sih nulis blog dan nulis buku juga, biar abadi karyanya

    sehingga mendapat manfaat dari keduanya duanya

    Reply
  • January 12, 2017 at 12:28 pm
    Permalink

    Semangat, semangat.

    Semoga bisa istiqamah menebar kebaikan lewat tulisan ….

    Reply
  • January 12, 2017 at 4:20 am
    Permalink

    Bener bgt, setuju dgn beberapa blogger di atas.

    Menulis di blog itu lebih simpel ketimbang menulis buku. Di blog bs langsung publish tulisan kita, sedangkan kalau buku itu lama. Kecuali kalau mau nerbitin secara indie, tp ttep saja sulit karena butuh modal.

    Meski demikian, banyak blogger yg punya cita2 ingin menerbitkan buku. Jadi dgn blog kita bs skalian untuk belajar menulis untuk kelak menulis buku.

    Reply
  • January 5, 2017 at 2:20 pm
    Permalink

    sangat bermanfaat gan, semoga menambah semangat dalam membaca buku

    Reply

Leave a Reply