Saudara tidak tahu cara membuat blog atau malas dan penginnya blognya udah jadi? BauBlogging menyediakan jasa buat blog langsung jadi. cek info jasanya

Dapatkan Pengetahuan Strategi Menulis, Mengelola Blog + Trik Pemasaran Ampuh Setiap Minggunya

* indicates required

31+ Keuntungan dan Manfaat Gemar Menulis (Artikel, Puisi, Cerpen) untuk Menjadi Penulis Buku hingga Penulis Blog [Untuk Guru / Pendidik + Semua Kalangan Profesi]

Mau Ikut Belajar Nulis Cerpen, Novel, dan Puisi dan Mendapatkan Honor dari Media Cetak ga sob? Syaratnya harus Join Dulu Mau Ikut Belajar Ngelola dan Ngembangin Blog dari para mastah ga Sob? Syaratnya harus Join Dulu Mau Ikut Komunitas Nulis dan Ngelola Situs Website ga sob? Join aja dan Follow Instagram Admin

Apakah saudara seorang yang ingin menjadi penulis yang namanya bisa melegenda suatu masa nanti.

Saudara seorang guru yang mendapatkan manfaat dari menulis?

Mungkin Saudara ingin mendapatkan uang dari menulis, dikarenakan menulis salah satu cara untuk menghasilkan uang juga bisa.

Ada banyak sekali keuntungan / manfaat dari menulis. Baik menulis sejarah, menulis rangkuman, menulis catatan harian, cerita pendek, teks biografi, karya ilmiah, diary, dongeng, puisi, artikel dan lain – lain.

Tak ketinggalan pula apa manfaat menulis dalam ajaran islam dan pengaruhnya

1. Menjadi Bagian Sejarah

Menulis secara serius sebagaimana para ulama – ulama legendaris yang banyak dikenal umat islam maupun kalangan pemikir bangsa barat yang terinspirasi dari penulis muslim yang juga seorang ulama, ilmuwan.

Abdullah Muhammad bin Batutah atau Ibnu Batutah salah satu Traveler / Penjelajah Muslim yang berkeliling ke berbagai negara mayoritas islam yang telah menulis Buku “The Travels of Ibnu Batutta in the Near East, Asia and Africa 1325 – 1354” ini adalah salah satu bukti bahwa menulis bisa menjadi bagian dari sejarah.

Penulis barat / tokoh terkenal yang hidupnya tercatat dalam sejarah juga tidak lepas dari aktivitas menulis.

Presiden Amerika ke-45 Donald Trump yang dikenal seorang pengusaha / miliarder juga seorang penulis.

Ketika kita menulis dengan tulus / niat lurus yang memberi nilai untuk sebuah masa depan yang gemilang memberi kontribusi positif dan bisa memberikan manifesto moral suatu bangsa mungkin nama kita akan dikenang selalu ketika sudah meninggal (tak usah ngarep, tapi niatkan dengan niat mulia)

2. Media Menuangkan Inspirasi

Dikala saudara sedang santai, sedang melakukan aktivitas atau kegiatan terkadang inspirasi ingin jalan – jalan ke tempat wisata, ingin datang menuntut ilmu agama ke Ahad Pagi MTA di Mangkunegaran Solo dan lain – lain muncul dalam benak pikiran saudara.

Dari inspirasi sederhana ini muncul bisa saudara tuangkan dalam tulisan dengan melakukan aktivitas menulis.

Bila inspirasi itu tidak dituliskan tentang akan selalu mengendap di kepala lalu hilang diterjang angin lalu.

Dengan menyiapkan selembar kertas kosong dan mulai berimajinasi pikiran kita akan memunculkan banyak inspirasi dalam diri kita.

3. Media Menuangkan Gagasan / Idealisme

Banyak pikiran saudara berkelebat di dalam pikiran. Misal saudara selalu mencari – cari jawaban tentang hukum berzina, mencuri, membunuh atau malah merenungkan hal – hal yang ingin diketahuinya dengan cara menuangkan gagasan – gagasan atau ide – ide itu dalam tulisan dengan menulis.

Seperti ingin tahu masalah hukum zina, tentu saudara selalu berpikir – pikir dan menuangkan berbagai pertanyaan dan berusaha mencari jawabannya.

Dari tuangan gagasan ini bila ditulis dan disimpan dalam lemari atau file komputer saudara. bisa jadi suatu saat nanti akan diteliti oleh para sejarahwan / arkeolog yang akan menggali informasi dan dijadikan dokumen berharga untuk pertumbuhan wawasan pengetahuan tentang masalah yang saudara tulis.

4. Menulis untuk Pemelajaran

Bayangkanlah andaikata kita telah membuat sesuatu yang sangat bisa membantu orang lain. Katakanlah kita telah berhasil membuat mobil sederhana dari percobaan kita selama ini.

Tentu sebagai untuk pemelajaran bagi orang lain yang ingin belajar membuat mobil adalah dengan menulis secara mendetail dan mendalam tentang cara kita selama ini membuat mobil sederhana dalam sebuah tulisan.

Insyaallah menulis seperti ini akan menjadi pemelajaran yang bermanfaat dan bernilai pahala bila niat kita lurus.

5. Media Dakwah Berbasis Manfaat

Para pendidik / pengajar / ulama (ahli / pakar ilmu) di masa lampau adalah beliau memanfaatkan menulis sebagai media dakwah / mengajak manusia untuk mau menuntut ilmu agama agar selamat di dunia dan akhirat.

Banyak mahakarya / karya karangan para ulama terdahulu yang manfaatnya bisa kita rasakan hingga sekarang. Ulama hadits seperti Imam Bukhari, Muslim, Ibnu Hibban, Abu Dawud, An – Nasai dan lainnya yang juga seorang guru atau seorang pendidik menulis.

Tentu mereka menulis bukan karena mencari uang tapi karena niat lurus mulia untuk mengajak kita – kita ini agar selamat dari menjalani kehidupan ini.

6. Cara Menjaga Ilmu, Pendapat, Pemikiran, Argumen agar Tetap Terpelihara (Abadi)

Saudara telah belajar di sekolah SD SMP SMA hingga Kuliah, di majelis ilmu seperti cabang MTA, MTA Pusat dengan Jihad Paginya di Mangkuneran

Disaat SD saudara pernah menyimak bapak ibu guru menyampaikan materi pelajaran kepada anak didiknya tentu tugas anak didik adalah mencatat / menulis dengan niat lurus dan mendetail apa yang dikatakan gurunya dalam mengajar, tentu saja ilmu pendapat, pemikiran, argumen akan tetap terpelihara dan dinikmati oleh generasi setelahnya (jika kertas tempat menulis itu masih ada hingga masa yang akan datang)

Begitu pula dengan ketika kita ikut pengajian di majlis ilmu, kita mendengarkan apa yang disampaikan ustadz / ulama / pengampu / pengajar didalamnya. Jika terjadi tanya jawab meliputi pendapat, pemikiran, argumen antara penanya dan penjawab ditulis oleh para peserta pengajian yang hadir tentu saja ilmu itu akan terpelihara selama tulisan yang telah kita tulis tidak hilang. Ia akan menjadi episode sejarah.

7. Mencegah Kepikunan

Menurut Dinas Kesehatan Republik Indonesia bahwa Menulis lagu, melukis gambar, belajar memainkan alat musik, menyanyi atau menari adalah beberapa hal yang dapat menjaga ingatan.

Mencoret – coret adalah latihan mental yang sehat karena merupakan tindakan kreatif.

Menurut Mukhofas pribadi maksud menulis disini bukan menulis yang dilakukan dengan bantuan keybord yang biasa diketik di HandPhone / Smartphone maupun perangkat digital yang bisa dibuat untuk menulis, tetapi menulis yang dilakukan dengan pena dan ditulis pada buku tulis maupun selembar kertas kosong.

Mencurahkan segenap energi untuk menuangkan hingga berlembar -lembar ini akan menuntut pikiran bergerak untuk mengingat serta tangan bekerja untuk membentuk lautan aksara

8. Menulis akan Membuat Produktif dan Usia Tidak Terbuang Sia – Sia

Menulis yang produktif dan tidak terbuang sia – sia ini contohlah ulama klasik yang menggunakan waktunya dengan sebaik – baiknya.

Bila di zaman yang teknologi untuk menulis begitu lengkap dimana – mana bisa saudara dapatkan, tapi waktu terbuang sia-sia dan tidak produktif menjadi tidak ada artinya sama sekali.

Yang dimaksud menulis dikatakan produktif bisa menulis setiap hari lebih banyak (setidaknya bisa 50 lembar kertas HVS) atau bisa membuat artikel panjang yang mendalam yang isinya sarat dengan kebermanfaatan bukan cuma basi – basi yang tidak jelas.

Bila kita bisa melakukan itu secara konsisten hingga ajal menjemput maka bisa dikatakan penulis produktif.

Pernah baca pada artikel temanku seorang ulama Imam Ahmad bin Hambal (kalau tidak salah) ketika sakit menjelang ajal beliau tetap terus menulis dan menulis (Tulisannya dikumpulkan oleh seorang muridnya)

Sungguh betapa produktifnya dan tidak membuang – buang waktu walaupun di masa sekit menjelang kematiannya.

9. Menulis akan Membentuk Pribadi yang Bijak dan Santun

Ini tergantung dari akhlak baik buruknya seseorang. Ini juga tidak lepas dari pengalaman – pengalaman hidup dan lingkungan hidup yang menaungi seseorang tersebut.

10. Media Komunikasi Relevan

Bila komunikasi juga dari lisan maka kebalikan dari lisan adalah tulisan.

Ketika saudara ingin mengajukan kerjasama untuk keperluan seminar kesehatan kepada pihak rumah sakit untuk mengundang dokter spesialis ahli tentu kita harus membuat proposal terlebih dahulu.

Nah proposal ini berfungsi sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan tujuan penulis proposal tersebut.

11. Melatih Diri untuk Siap Dikritik

12. Menjernihkan pikiran

13. Melatih kesabaran

14. Mengatasi trauma dan media terapi

15. Memberi Pemecahan Masalah

16. Melancarkan kemampuan bahasa

17. Menghasilkan uang

18. Menunjang karir dan personal branding

19. Mengubah cara pandang orang lain

20. Menemukan sahabat

21. Mengikuti informasi terkini

22. Mewariskan keabadian

23. Menulis untuk ditulis malaikat dalam buku catatan amal

24. Mengasah logika

25. Membanggakan keluarga

26. Membuat hidup lebih disiplin

27. Media berekspresi

28. Menambah kepercayaan diri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *