Saudara tidak tahu cara membuat blog atau malas dan penginnya blognya udah jadi? BauBlogging menyediakan jasa buat blog langsung jadi. cek info jasanya

Dapatkan Pengetahuan Strategi Menulis, Mengelola Blog + Trik Pemasaran Ampuh Setiap Minggunya

* indicates required

Cara Menulis / Penulisan Daftar Pustaka dari Internet (Website, Situs dan Blog) + Contohnya

Mau nambah ilmu tentang keuangan syariah ngga? Kamu pilih mana nabung pake bank konvensional apa syariah? Kalo pake konvensional kamu makin bangkrut dan miskin. Coba pelajari system keuangan syariah ini Solusinya nabung dengan syariat islam.

Kelas WhatsApp Gruop Menulis dan Ngeblog Online

Anda mau ikut kelas Menulis dan Ngeblog Online Gratis?

Ada satu syarat kalau mau ikut kelas Menulis dan Kelola Blog – Blog ini

1. Wajib join Facebook Grup BauBlogging

2. Follow Instagram Admin dan Pemateri Mukhofasalfikr

3. Kelas WhatsApp hanya diperuntukkan bagi yang sudah join di Facebook BauBlogging

4. Terbatas untuk 30 peserta setiap grup WhatsApp sesi

5. Akan diadakan terus menerus secara berkelanjutan bagi peserta / anggota yang ingin menimba ilmu tersebut (tapi harus terdaftar sebagai anggota aktif di grup BauBlogging FaceBook ya) kalau tidak akan masuk ke grup kelas di WA Grup

Cara Penulisan Daftar Pustaka dari website sangat begitu banyak dicari untuk keperluan menulis karya tulis ilmiah, makalah, skripsi, disertasi maupun tesis. Dalam menulis daftar pustaka khususnya yang sumber – sumbernya diambil dari internet cara penulisannya hampir sama dengan cara penulisan di media cetak: Buku, Majalah, Jurnal, dan lain sebagainya.

Yang membedakan adalah sumber dari situs website blog yang bersifat dinamis (Baca: Tulisan di web yang mengalami perubahan / update atau mungkin dihapus dari internet)

 

Apa itu dan Pengertian Daftar Pustaka

Daftar Pustaka (Bibliography) adalah daftar bacaan yang digunakan penulis untuk memperkaya tulisan yang disusun berdasarkan alfabetis

Daftar Pustaka di sebuah karya tulis sangatlah penting sebagai pelengkap karya tulis.

Fungsi Daftar Pustaka

 

Tujuan Penulisan Daftar Pustaka

 

Cara – Cara Penulisan dan Hal Penting dalam Penulisan Daftar Pustaka yang diambil dari Internet

Masih banyak ditemukan kesalahan dalam menulis daftar pustaka yang dialami para pelajar atau mahasiswa.

Berikut ini kesalahan – kesalahan yang sering dilakukan:

1. Penulisan daftar pustaka yang amburadul dan formatnya tidak standar

2. Banyak Mahasiswa mengambil referensi dari sumber kurang menyakinkan. Contohnya: mengutip dari situs website blog yang kurang percaya / kredibel

Bagaimana cara dan panduan menulis format daftar pustaka dari internet yang benar?

1. Nama Pengarang: Penulisan nama pengarang sama seperti aturan penulisan nama pada daftar pustaka biasa, yaitu nama depan ditulis dibelakang.

2. Judul: Judul tulisan diberi tanda kutip.

3. Tanggal Akses

4. Alamat Situs Website Blog: Alamat harus berupa URL (Uniform Resource Locator)

Macam – Macam Contoh Model Penulisan Daftar Pustaka di Internet

Perlu saudara ketahui, bahwa penulisan daftar pustaka dari internet belum memiliki standar baku, namun setidaknya kejelasan penulisan sumber dari internet dapat dipertanggungjawabkan dengan mencantumkan: nama penulis, waktu (tanggal, bulan, tahun) penerbitan / publikasi konten postingan, judul konten postingan, dan waktu akses yang dilakukan.

Berikut saya sajikan beberapa model macam dan contoh penulisan daftar pustaka dari internet yang ada beberapa sumber:

1. Model APA (Ameican Psychological Association)

 

Al-Fikri, Mukhofas. (2018, 4 april) Cara Mendapatkan Uang dari Menulis Cerpen Google. Diperoleh 12 april 2018, dari baublogging.com/blog-cerpen/

2. Model MLA (Modern Language Association)

“Cara Mendapatkan Uang dari Menulis Cerpen Google.” Al- Fikri, Mukhofas. 4 April 2018. Web. 12 april 2018 < baublogging.com/blog-cerpen/>

3. Model Chicago

Al- Fikri, Mukhofas. “Cara Mendapatkan Uang dari Menulis Cerpen Google.” BauBlogging Blogging Tips, Writing Tips, Marketing Tips, baublogging.com/blog-cerpen/ (diakses 12 april 2018)

4. Model MHRA (Modern Humanities Research Association)

Al- Fikri, Mukhofas. “Cara Mendapatkan Uang dari Menulis Cerpen Google.” BauBlogging Blogging Tips, Writing Tips, Marketing Tips, 4 april 2018, <baublogging.com/blog-cerpen/> [diakses 12 april 2018]

5. Model CBE / CSE (Council of Science Editor)

Al- Fikri, Mukhofas. “Cara Mendapatkan Uang dari Menulis Cerpen Google.” [Internet]. BauBlogging Blogging Tips, Writing Tips, Marketing Tips, 4 april 2018 , 12.48 UT [dikutip 12 april 2018]. Tersedia dari baublogging.com/blog-cerpen/

6. Model Penulisan daftar pustaka dari internet

Al- Fikri, Mukhofas. 2018, “Cara Mendapatkan Uang dari Menulis Cerpen Google.”. (baublogging.com/blog-cerpen/ diakses 12 april 2018)

7. Kutipan yang di Unduh melalui FTP

Al- Fikri, Mukhofas. “Cara Mendapatkan Uang dari Menulis Cerpen Google.” FTP baublogging.com/blog-cerpen/ (diakses 12 april 2018)

8. Kutipan dari Email

Al- Fikri, Mukhofas. “Cara Mendapatkan Uang dari Menulis Cerpen Google.” mukhofasalfikr@gmail.com (diakses 12 april 2018)

Keterangan:

Warna Oranye = Nama Penulis / Pengarang / Kontributor / Author

Warna Biru = Judul / nama situs website blog

Sangat Penting dan Perlu Diketahui

1. Bila nama penulis / pengarang tidak ada

Cara menulis daftar pustaka yang tidak nama penulis / pengarang adalah dengan menulis nama instansi atau lembaga yang menerbitkan karya tulis tersebut. Jika tidak ada nama lembaga atau instansi yang menerbitkannya cukup dengan mencantumkan URL situs website blognya.

2. Kekuatan Referensi

Agar argumentasi yang kita kuat kita harus merujuk pada sumber yang asli dan terpercaya saja, bukan yang asal – asalan.

Apalagi mengambil referensi dari internet lewat bantuan googling saudara tidak boleh sembarangan.

Hal ini disebabkan tulisan yang tersebar di internet sudah banyak sekali yang sarek (salin rekat) satem (salin tempel). Apalagi kalau saudara ingin membuat sebuah karya intelektual , pertanggungjawabannya cukup berat sehingga perlu hati – hati dalam bertindak memilih referensi.

Ada baiknya saudara merujuk pada situs website blog besar yang menjadi rujukan banyak orang, misal: Wikipedia.

Bila referensi berita saudara bisa ambil dari situs website koran ternama, misal: Republika.com

Kalau ingin mengutip opini seorang tokoh, saudara harus bertandang ke situs website blognya (Jika ada)

Kalau mau mengambil survey politik, saudara harus mengutip dari situs website, misal: KPU atau LSI

Kalau saudara ingin mengambil pendapat sebuah Yayasan, organisasi, saudara kutip langsung dari situs organisasinya.

Intinya, bila ingin mengambil sebuah referensi, ambillah yang terpercaya , ambil yang asli yang masih belum tercemar, tidak asal – asalan ambil dari situs website blog hasil opini seseorang atau hasil sarek (salin rekat) / satem (salin tempel).

Dan tujuannya untuk menjaga kemurnian dan kekuatan argumen tulisan. Sehingga bila saudara ditanya tentang keaslian dan kekuatannya, saudara tidak ragu karena saudara memiliki sumber yang kuat, punya kualitas tulisan yang baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *