• 6 Perbedaan Penerbit Mayor (Besar), Penerbit Minor (Kecil / Indie), Self Publishing

    BAU BAU
    dark room book binding black and white

    stocksnap.com

    dunia kepenerbitan buku tidak bisa dibilang sempit, ternyata dunia penerbitan buku juga cakupannya luas pula.

    biasanya penulis awam / penulis yang sedang mencari penerbit untuk menerbitkan naskah bukunya pada kebingungan dan tidak tahu perbedaan, kelebihan, dan kekurangan dari setiap penerbit itu sendiri.

    maka dari itu saudara harus tahu agar tidak rugi waktu dan uang serta bertambah wawasan seputar dunia penerbitan buku.

    contoh penerbit mayor indonesia seperti ; Gramedia Pustaka Utama, Penerbit Republika, Penerbit Mizan, Gagas Media, Erlangga, Diva Press, Tiga Serangkai, dan sebagainya. 

    pembahasan seputar daftar penerbit mayor dan naskah apa saja yang diminta

    sedangkan penerbit minor / penerbit skala kecil/ indie dan banyak sekali bertebaran dimana – mana dan bisa dicari di media internet. kalau tidak mau nyari di internet dengan susah payah baca pembahasan seputar daftar penerbit minor / indie bisa dibaca

    1. Jumlah Cetakan

    penerbit mayor 

    dari sisi jumlah cetak berani menyetak secara massal yang kemudian akan didistribusikan ke jaringan toko buku mitra penebit mayor.

    biasanya cetakan pertama 3000 eksemplar untuk awal kalinya.

    penerbit indie

    hanya mencetak bila ada yang memesan atau cetak berkala dan pada umumnya didistribusikan ke chanel online yang dimiliki penerbit indie.

    2. Pemilihan naskah yang diterbitkan

    penerbit mayor

    harus melewati beberapa prosedur untuk bisa lolos langkah demi langkah sebelum menerbitkan dan naik cetak. 

    apalagi penerbit mayor dalam bertindak sangat hati hati ketika memilah naskah -naskah yang masuk, tidak berani sembarangan naskah diterima begitu saja dan takut mengambil resiko atas naskah yang tidak memiliki daya jual nantinya

    sehingga wajar penerbit mayor acapkali banyak naskah naskah yang ditolak dan persyaratan yang amat ketat.

    penerbit indie

    semua naskah diterima apapun itu (kecuali bila mengandung nilai nilai norma/ SARA/Pornografi/mengandung nilai tidak terpuji, tidak melanggar undang -undang hak cipta/ plagiat) tidak akan diterbitkan.

    selagi karya itu positif dan membangun manusia dan bangsa serta agama akan diterbitkan

    3. Keprofesionalitas

    Penerbit Mayor

    bila penerbit mayor didukung oleh sumber daya manusia sesuai dengan kepakarannya dan bisa diandalkan

    Penerbit Indie

    kadang masih disalahartikan, tidak semua penerbit tidak profesional.

    ada juga penerbit indie yang tidak profesional sehingga ini menjadi momok bagi penulis yang mau menerbitkan bukunya

    4. Waktu Penerbitan

    Penerbit Mayor

    rata rata naskah dikonfirmasi diterima atau ditolak jangka waktunya 1- 3 bulan

    Penerbit Indie

    rata rata naskah untuk diterima dan diterbitkan cepat dan jarang ditolak

    5. Royalti 

    Penerbit Mayor

    umumnya royalti berkisar 10 % yang diberikan oleh penulis dari total harga penjualan buku.

    biasanya dikirim ke penulis setelah mencapai angka tertentu atau setelah jangka waktu 3 – 6 bulan sejak launching

    Penerbit Indie

    umumnya 15  – 20 % dari harga buku atau bisa juga diatas 50% dari hasil penjualan buku saudara. semua royalti menjadi hak penulis.

    6. Biaya Penerbitan

    Penerbit Mayor

    biaya gratis, semua ditanggung penerbit. termasuk promosi hingga pendistribusian buku saudara. dan inilah alasan mengapa tidak menerbitkan saat itu juga, tapi dianalisa dulu apakah naskah layak atau tidak. bila tidak ya tidak bakal terbit.

    https://konnect.adpxl.com/tracking/redirect/763/13?sub_id=default&redirect=https%3A%2F%2Fwww.muslimarket.com

    penerbit mayor memiliki pertimbangan dan tuntutan yang banyak untuk menerbitkan sebuah buku.

    Penerbit Indie

    harus mengeluarkan modal sesuai paket penerbitan yang saudara pilih sehingga penulis memiliki beban utama untuk membiayai penerbitan hingga promosi agar dikenal masyarakat.

    tapi jika saudara serius untuk menerbitkan buku dan bersedia melakukan strategi melakukan promosi agar dikenal luas maka modal itu akan kembali lagi penulis

Leave a Reply