Divisi IT dan Training Dasar Yang Harus Dilakukan

Pada zaman millenial ini banyak perusahaan yang menggunakan IT sebagai pendukung proses produksi, pendataan dan sistem informasi. Sehingga setiap sistem harus dipastikan apakah dapat berfungsi dengan baik atau tidak. Selain itu divisi IT juga bertugas untuk membuat atau memilih sistem IT yang harus digunakan agar jalannya semua proses yang menggunakan IT berjalan dengan efektif dan efisien.
Sebenarnya, beberapa hal harus menjadi perhatian semua divisi, bukan hanya divisi IT. Hal-hal yang berhubungan dengan jaringan, informasi dan beberapa hal lainnya memerlukan sebuah perlindungan. Sehingga, adanya data yang perlu dijaga keamanannya memerlukan perhatian bagi semua divisi, bukan hanya divisi IT. Untuk mengetahui lebih lanjut hal apa saja yang harus menjadi perhatian semua divisi, simak beberapa pembahasan berikut:

1. Keamanan Informasi

Setiap data yang dimiliki oleh sebuah perusahaan merupakan aset yang harus dirahasiakan. Setiap sistem informasi akan memiliki kekurangan masing-masing. Oleh karena itu adanya divisi IT akan membantu divisi lain untuk melakukan protecting files demi menjaga aset perusahaan. Proses menjaga aset perusahaan yang paling penting dilakukan adalah terhadap sistem informasi seperti email dan lain sebagainya. Perusahaan harus memberikan pengarahan kepada karyawan yang berada pada divisi IT ataupun yang lain tentang penggunaan kata sandi misalnya.

Penggunaan kata sandi dalam sebuah perusahaan harus memiliki aturan dasar yang ditetapkan dan diketahui oleh seluruh karyawan. Aturan dasar dibuat agar semua akun pribadi karyawan yang berkaitan dengan perusahaan ataupun akun milik perusahaan tidak rentan dengan pembobolan yang berakibat fatal.

2. Penggunaan Teknologi Online

Adanya kendala beberapa karyawan yang gagap teknologi akan memberikan masalah pada saat dibutuhkan tetapi tidak hadir di dalam kantor atau keadaan genting.
Misalnya saat file yang dibutuhkan ada pada karyawan yang ditugaskan keluar kota namun tidak memahami bagaimana fungsi fasilitas seperti video call. Jika karyawan tersebut memahami, tentunya akan mudah untuk melaksanakan rapat jarak jauh dengan client yang sudah hadir dalam kantor.

3. Fasilitas alat pengolah data

Karyawan non divisi sangat membutuhkan pelatihan mengenai fungsi dasar hingga fasilitas yang dapat digunakan untuk keperluan bisnis perusahaan. Jika setiap melakukan pembuatan hingga penyimpanan dan pengoperasian data hanya mengandalkan divisi IT, tentu saja kinerja yang dilakukan semua divisi tidak efektif.

Pasalnya, hanya mengandalkan satu divisi saja untuk segala kebutuhan berhubungan dengan IT yang tergolong mudah. Selain itu, semua pekerjaan akan non-IT menumpuk pada divisi IT dan akan memerlukan lebih banyak waktu untuk diterapkan ke proses pengolahan data selanjutnya.

Demikianlah beberapa ulasan mengenai pentingnya ada pelatihan tentang IT kepada semua divisi non- IT pada perusahaan. Kerjasama antar divisi akan lebih bagi perusahaan secara internal karena dapat lebih mengenal antar karyawan dan secara eksternal perusahaan akan dikenal sebagai perusahaan yang memiliki tipe kinerja yang baik.

Agar kinerja antara divisi IT dan divisi lain dapat berjalan sinergis, manfaatkan hrd software dari LinovHR. Platform LinovHR merupakan aplikasi HRIS terbaik di Indonesia yang memudahkan sistem integrasi semua divisi dalam perusahaan Anda. Sehingga pengelolaan dan pengolahan data karyawan akan lebih efektif dan efisien tanpa perlu merepotkan hanya satu orang atau divisi IT.

Setiap divisi bisa lebih fokus menjalankan fungsi dan tugas masing – masing, terutama tim HR berbekal aplikasi HRIS. Tunggu apalagi, cobalah LinovHR sekarang juga, gratis. Hubungi tim sales kami untuk mendapatkan akun trialnya.

1 thought on “Divisi IT dan Training Dasar Yang Harus Dilakukan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *