Apakah Mau Jadi Penulis? 5 Rangkuman Tips Menulis Dari Penulis Sukses Tere Liye

Tips Saran Menulis – Kepenulisan dari Penulis Novel Tere Liye

1. Sudut Pandang yang Spesial / Menarik

Kamu boleh menulis tema atau topik tentang apa saja, yang pasti harus punya sudut pandang yang spesial  dan menarik.

Hal pertama dalam menulis tentu saja harus mencari atau menemkan topik yang mau ditulis. Bisa tentang apa yang disukainya, lagi booming / ngetrend.

Misalnya kita mau menulis tentang jalur – jalur bis -bis atau angkot, mungkin bagi sebagian orang itu adalah suatu hal yang sepele dan bagi kita selaku penulisnya itu suatu hal yang sangat spesial.

Sehingga tulisan kamu itu akan menjadi SPESIAL / MENARIK

2. Amunisi Menulis

Amunisi yang dimaksud disini adalah ide atau inspirasi.

Pernah merasakan ngga pas di depan laptop atau komputer kamu mau nulis apa? Bingung? Iya, itu sudh menjadi rahasia umum penulis.

Bang Tere Liye punya cara. Caranya

1. Banyak membaca

Membaca tidak sekedar membaca buku. Kamu melihat sesuatu itu sudah termasuk bagian dari  membaca

2. Melakukan Perjalanan / jalan – Jalan

Sadar atau ngga dalam melakukan perjalanan kamu membaca banyak hal dari lingkungan yang jelajahi?

Pas jalan – jalan ke pegunungan kamu kamu melihat atau membaca pemandangan indah, jalan – jalan yang berliku – liku dan menanjak. Itu adalah contoh dari membaca gejala alam.

Ketika kamu mau menulis, saya beri contoh mau menulis novel berlatar timur tengah atau negeri arab sana maka kita harus meriset dan mendalami berbagai hal tentang kawasan Timur Tengah itu.

Saya pernah mengulik tentang riset ini disini (Silakan dipelajari)

Tulisan yang kamu buat tidak akan bernas jika amunisi dalam pikiran dan hati sedikit, maka diperlukan yang namanya riset.

Untuk riset sendiri ada berbagai macam model dan bentuk

a. Wawanacara

b. Survei

c. Observasi

d. Samplig

e. Kuisioner

f. Grup Diskusi

g. Masih banyak lagi

Silahkan kamu menyesuaikan mana yang cocok, tapi saran saya gunakan semua model riset untuk hasil yang jos.

Apalagi mengamati, bertanya, memerhatikan apa yang kita lihat, temui atau selidiki akan menambah amunisi dalam pikiran dan lebh mudah dalam menulis.

Tujuan riset ini adalah untuk menjadi bahan pertimbangan atau penentuan karya yang bakal kamu buat

3. Latihan Menulis

Banyak orang bingung, ending atau penutup ceritanya gimana.

 

4. Ala karena BIASA

Tere Liye sangat menyukai masakan Ibunya. Dia pernah bertanya kepada Ibunya cara memasak masakan kegemarannya itu. Apa jawab Ibunya?

“Sudah dimakan saja. Kok nanya-nanya.”

Namun dia memang mencintai masakan Ibunya itu. Dia tanya lagi. Jawabannya Ibunya berubah begini:

“Ya, tinggal dimasukkan ke wajan.”

Kemudian, Tere Liye tanya lagi. Ibunya merasa heran tapi akhirnya menjelaskan urutan-urutan memasaknya.

Filosofinya, seorang ibu rumah tangga yang pintar memasak sekali pun, tetap memerlukan latihan di dalam hidupnya.

Bulan pertama, pasti akan memasak sambil melihat resep. Satu tahun pertama, sudah mulai hapal. Satu tahun lebih beberapa bulan, maka si ibu rumah tangga itu sudah tahu cara memasak yang baik. Bahkan, dia sudah bisa berbagi tips memasak dengan orang lain.

Dalam menulis pun SAMA. Ada relevansinya.

5. Tuliskan, Tuliskan, Tuliskan

Teori yang baik itu yang diaplikasi atau diterapkan.

banyak latihan, latihan, latihan dan kualitas tulisan kamu akan menjadi semakin baik, releven, efektif dan bagus.

Sehingga pembaca mengerti maksud  dan paham tulisan yang kamu sampaikan itu.

Sumber Referensi Post ini

1. Novi, ditulis pada 6 mei 2013 dan dikunjungi pada 8 Desember  2018  http://youkoso-bestfriend.blogspot.com/2013/05/tips-menulis-dari-tere-liye.html

2. Ina Novita pada 15 desember 2016 dan dikunjungi  pada 8 desember 2018  http://inanovita.blogspot.com/2016/12/tips-menulis-ala-darwis-tere-liye.html

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *